Kuliner Ramadhan Nusantara

Kuliner Ramadhan Nusantara

Dunia kuliner, dunia yang tidak ada habisnya dijelajah karena setiap belahan dunia memiliki kuliner yang khas. Terlebih negeri tercinta kita ini, yup! Indonesia dari sabang sampai merauke yang terbentang luas memiliki beragam jenis budaya dan kuliner tentunya.

Tidak hanya kudapan yang sedap, tanah air juga memiliki menu makanan dan minuman yang unik juga iconic di kotanya dan tentunya cocok, kok untuk dijadikan menu buka puasa. Apa aja, sih? Check this out guys!

1. Kicak

kicak

Kalian Sudah tahu dengan makanan ini? Yap, makanan ini namanya kicak, makanan yang berasal dari kota keraton yogyakarta ini terbuat dari bahan dasar beras ketan yang kemudian dicampur dengan parutan kelapa dan potongan buah nangka. Makanan khas ini bermula di kampung Kauman, Yogyakarta. Pada awalnya kicak terbuat dari bahan parutan singkong yang kemudian dimasak baru dicampur dengan bahan-bahan lain. Rasa gurih dan manis pada kicak memang cocok untuk menemani kalian untuk buka puasa. menu makanan ini hanya bisa kalian temukan selama bulan puasa saja dan untuk 

Harganya berkisar diantara Rp 1.250 hingga Rp 2.000 tergantung ukuran dan media pembungkus kicak. Untuk kicak berbungkus daun pisang dijual dengan harga Rp 1.250 sementara bila berbungkus media plastik harganya Rp 1.500.

2. Mie glosor

mie golosor

Mie glosor, makanan khas ramadhan bagi warga bogor. Makanan yang menjadi salah satu menu favorit saat berbuka walaupun asal mie ini bukan dari bogor tapi dari sukabumi. ada yang tahu kenapa dinamain mei glosor? dalam bahasa sunda mie glosor artinya mudah ditelan sebab mie yang berwarna kuning cerah ini memiliki tekstur yang kenyal yang memang mudah untuk ditelan.

Biasanya mie glosor dimasak dengan campuran sayuran seperti kol ataupun sawi. kemudian ditumis dengan bumbu-bumbu seperti bawang merah dan bawang putih dan merica. Untuk penyajiannya biasanya disajikan bersama sambal kacang yang pedas yang diguyurkan diatas mie dan ditambah gorengan seperti bakwan dan lainnya.*duhh jadi pengen nih eh puas..puasa ding hehehe.

3. Pakat

pakat

Makanan unik yang satu ini adalah makanan yang terbuat dari rotan yang disebut sebagai pakat,  makanan yang bersal dari daerah Tapanuli, Medan ini merupakan makanan yang langka di bulan-bulan lain kecuali dibulan ramadhan. Namun tentu saja bukan rotan yang biasa Anda lihat untuk membuat anyaman, karena rotan yang digunakan di sini adalah rota yang berusia muda. Untuk membuat pakat terbilang sederhana, rotan - rotan muda yang telah dipotong - potong ukuran 1 centimeter dibakar diatas tungku selama sekitar 1 jam. Setelah dipastikan masak, rotan muda dikupas dan diambil bagian dalamnya berwarna putih. Daging rotan kemudian dipotong - potong berukuran 5 centimeter. Untuk menambah kenikmatan, rotan muda kemudian dibubuhi dengan santan. Untuk menikmati makanan ini Anda tidak bisa mendapatkannya di sembarang tempat, Pakat biasanya hanya dujumpai di Jalan Letda Sujono Medan dengan harga Rp 8 hingga 10 ribu.

4. Sate susu

sate susu

Salah satu kuliners ramadhan khas bali. Sate susu yang terbuat dari bahan utama daging kantung susu sapi ini memang terdengar agak nyeleneh, tapi sesungguhnya sate susu ini dipercaya punya khasiat untuk menambah stamina, seperti minum susu. biasanya untuk menambah kenikmatannya, sate susu di hidangkan dengan sambal plencing khas Bali. Untk satu porsi sate susu, kalian hanya merogoh kocek Rp 10 ribu untuk 10 tusuknya yang ukurannya lumayan besar-besar. Sate ini dipercaya juga dapat memberi tenaga yang cukup bagi yang mengonsumsi sehingga cocok disantap saat bedug magrib alias buka puasa.

5. Sotong Pangkong

sotong pangkong

Sotong Pangkong, makanan buka puasa khas Pontianak ini adalah olahan cumi kering yang dibakar, setelah itu dipukul-pukul dengan palu. rasa gurih dari sotong pangkon ini jadi incaran orang-orang untuk memburunya sebagai menu untuk buka puasa. Satu porsi sotong pangkong dihargai antara 4 hingga 15 ribu rupiah. biasanya agar terasa nikmat, sotong pangkon disajikan dengan saos cabe dan cuka sehingga rasanya lengkap dari manis, asin, gurih dan pedas.

Related Articles: